Seni Patung dayak..

Masyarakat adat dayak percaya, mereka hanyalah bagian kecil dari alam semesta yang begitu luas, dan masih ada ketergantungan dengan kehidupan lain di alam semesta. Karena itu, pada berbagai karya seni dayak, terdapat motif-motif yang melambangkan orang, tanaman, maupun hewan, yang merupakan simbol kehidupan.
Patung yang dibuat Pieter ini sarat akan makna. Dia menyampaikan pesan pentingnya menjaga lingkungan di sekitar komunitas dayak. Bila tidak, maka orang dayak akan terlihat murung seperti gambaran yang terdapat pada salah satu bagian patungnya.
Suku Dayak mengenal seni pahat patung yang berfungsi sebagai ajimat, kelengkapan upacara atau sebagai alat upacara.

Patung Ajimat
Patung sebagai ajimat terbuat dari berbagai jenis kayu yang dianggap berkhasiat untuk menolak penyakit atau mengembalikan semangat orang yang sakit.

Patung Kelengkapan Upacara

Patung-patung kecil untuk kelengkapan upacara biasanya digunakan saat pelaksanaan upacara adat seperti pelas tahun, kuangkai, dan pesta adat lainnya. Patung kecil ini terbuat dari berbagai bahan, seperti kayu, bambu hingga tepung ketan.

Patung Blontang
Patung blontang suku Dayak ini mengingatkan kita pada totem yang dimiliki oleh suku Indian di Amerika.

Patung Alat Upacara
Patung sebagai alat upacara contohnya adalah patung blontang yang terbuat dari kayu ulin. Tinggi patung antara 2 – 4 meter dan dasarnya ditancapkan kedalam tanah sedalam 1 meter.

Motif Pahatan Suku Dayak
Suku Dayak memiliki pola-pola atau motif-motif yang unik dalam setiap pahatan mereka. Umumnya mereka mengambil pola dari bentuk-bentuk alam seperti tumbuhan, binatang serta bentuk-bentuk yang mereka percaya sebagai roh dari dewa-dewa, misalnya Naang Brang, Pen Lih, Deing Wung Loh, dan sebagainya.

Ciri khas Patung dayak
Patung dayak terlihat lebih sederhana dibandingkan dengan patung dari daerah lain di Indonesia. Ini bukan berarti seniman dayak tidak mampu berkreasi lebih jauh, namun hal ini merupakan salah satu keunikan yang menjadi ciri khas hasil kerajinan dayak.

Seni mematung merupakan kekayaan budaya bangsa. Dia akan tetap ada seiring dengan keberadaan komunitasnya. Karena bagi masyarakat adat, patung bukan hanya sebuah karya seni, tetapi merupakan bagian penting dari tradisi yang harus dilestarikan.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: